Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Berbahaya, Efek Buruk Melakukan Masturbasi Terlalu Sering

13/12/19 | Desember 13, 2019 WIB Last Updated 2020-02-24T08:23:45Z

1DAYSOCIAL | Memang membahas sex education sangat tabu di indonesia padahal dari sex education ini sangatlah penting, kita tahu bahaya dari melakukan seks bebas ataupun melakukan masturbasi yang dilakukan terlalu sering.

Masturbasi merupakan hal yang memang normal dilakukan oleh wanita maupun pria namun lain hal nya jika dilakukan terlalu sering, kita semua tahu bahwa hal-hal apapun yang terlalu sering atau kebanyakan, itu tidak baik bagi kesehatan termasuk dengan masturbasi.

Masturbasi jika dilakukan dengan benar dan tidak terlalu sering akan dapat mendapatkan manfaat bagi tubuh, karena kualitas sperma yang ada didalam thesis pria akan turun jika tidak dikeluarkan, meringankan rasa stress, meningkatkan mood serta dapat membuat tidur menjadi nyenyak.

Namun, masturbasi juga akan memiliki dampak buruk jika dilakukan terlalu sering, masturbasi juga akan memberikan dampak kecanduan yang sangat buruk bagi tubuh, bukan hanya itu Masturbasi juga memiliki dampak buruk lain nya seperti ;

Bahaya Melakukan Masturbasi Terlalu Sering


1. Kanker Prostat


Sebuah studi tahun 2003 menunjukkan bahwa pria yang mengalami ejakulasi lebih dari lima kali setiap minggu selama usia 20-an mereka sepertiga lebih kecil untuk mengembangkan kanker prostat yang agresif daripada mereka yang jarang melakukan ejakulasi. Para peneliti berspekulasi bahwa pengurangan risiko itu berkaitan dengan seringnya ejakulasi karena bisa mencegah penumpukan gen penyebab kanker di kelenjar prostat.

Studi lainnya yang dilakukan tahun 2016 juga menyatakan bahwa pria yang mengalami ejakulasi 21 kali per bulan atau lebih memiliki risiko lebih rendah terkena kanker prostat. Sebaliknya, sebuah penelitian tahun 2008 menemukan bahwa aktivitas seksual yang sering terjadi pada pria berusia 20-an dan 30-an meningkatkan risiko kanker prostat, terutama jika ia melakukan masturbasi secara teratur.

2. Menimbulkan Rasa Kecanduan & Bersalah


Rasa kecanduan akan datang ketika kita melakukan hal-hal yang disukai oleh diri sendiri termasuk saat kita melakukan masturbasi, hal ini merupakan dampak buruk dari Masturbasi tersebut.

Lalu, saat melakukan masturbasi, banyak orang yang akhirnya menimbulkan perasaan bersalah. Beberapa orang yang khawatir bahwa masturbasi bertentangan dengan kepercayaan agama, spiritual, atau budaya, sehingga mereka muncullah perasaan ini.

3. Sangat Sensitif dan Mudah Ereksi


Ereksi merupakan kejadian membesar dan/atau menegangnya penis, jika pria terlalu sering melakukan masturbasi akan mengalami sensitif pada mr. P nya yaitu akan gampang ereksi.

Tentu jika kita sedang dalam perjalanan atau posisi di keramaian tentu akan membuat kita malu, oleh karena itu kegiatan melakukan masturbasi harus dikontrol untuk bisa menurunkan rasa sensitif terhadap sentuhan orang lain.

4. Iritasi pada kulit & fraktur Penis


Jika kamu sering melakukan masturbasi atau onani terlalu sering dan kasar maka akan memiliki risiko iritasi pada kulit berupa kulit memerah atau lecet.

Bahkan untuk risiko yang lebih berbahaya, akibat masturbasi dapat menyebabkan terjadinya fraktur penis yang disebabkan oleh adanya paksaan membengkokkan penis saat ereksi. Kondisi ini akan menyebabkan penis mengalami pembengkakan.

5. Memengaruhi unsur-unsur kimia Pada Otak


Unsur kimia pada tubuh terutama pada Otak akan dipengaruhi jika kita melakukan masturbasi terlalu sering, hal tersebut diakibatkan oleh kelebihan produksi neurotransmitter dan hormon seks. Kendati dampak yang timbul pada setiap orang berlainan, terlalu sering melakukan onani tetap dapat memicu munculnya gangguan kesehatan mulai dari kelelahan, testis sakit, rambut rontok, ataupun nyeri panggul.

Pada dasarnya melakukan Masturbasi atau Onani akan memiliki manfaat yang baik bagi tubuh apabila disertai dengan kesadaran untuk tidak melakukan nya terlalu sering, namun jika dilakukan dengan kasar dan sering tentu akan berubah menjadi dampak negatif.
×
Berita Terbaru Update