Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Jangan Panik! Ini 5 Hal Yang Harus Kamu ketahui Tentang Virus Corona / COVID-19

19/03/20 | Maret 19, 2020 WIB Last Updated 2020-04-09T14:10:34Z

1DAYSOCIAL | Dunia saat ini sedang diterpa wabah penyakit yang mematikan dan sangat cepat menular, berawal di November tahun 2019 kemarin dari Kota Wuhan yang kini telah menyebabkan X orang terinfeksi dan X orang meninggal karena virus Corona atau dalam sebutan resmi dari WHO Novel Covid-19.

Banyak isu-isu serta kabar yang tidak dapat dipertanggung jawabkan beredar, hal ini menyebabkan kepanikan yang luar biasa terjadi ditengah masyarakat kita, mulai dari berita hoax yang dikirimkan melalui pesan berantai di grup WhatsApp, sampai dengan postingan di Facebook.

Oleh karena itu kita harus cermat dalam menganalisis berbagai informasi dan kabar yang kita dapat dari internet maupun dari pesan berantai yang menyebutkan tentang isu virus Corona ini.

1. Virus Corona dapat menular melalui udara


Banyak kabar yang beredar mengenai Virus Corona yang dikatakan dapat bertahan dan bertebaran di udara yang nantinya orang akan terinfeksi jika terhirup.

Hal tersebut tidak sepenuhnya benar, Virus Corona memang bisa bertahan hidup di udara namun tidak bisa bertahan selamanya, saat seseorang yang sudah terkena Virus Corona bersin atau batuk maka Virus tersebut ikut keluar dan dapat bertahan hidup hanya selama Dalam kurun waktu tersebut, Virus Corona tetap bisa menulari orang lain. Penelitian ini mematahkan teori sebelumnya yang mengatakan bahwa virus corona hanya bisa menular lewat cairan tubuh.

Hal tersebut dapat dicegah dengan sering mencuci tangan dengan sabun dan juga menggunakan masker.

2. Benarkah Barang-barang Impor dari China terkontaminasi Virus Corona?


WHO Telah merilis resmi mengenai masa hidup Virus Corona pada benda mati atau barang, seperti yang kita tahu bisa saja ada seseorang yang terinfeksi Virus Corona dan tidak sengaja memberikan droplet (percikan) Virus yang kemudian virus tersebut hinggap di benda tersebut.

Melansir dari Idntimes, Virus Corona dapat bertahan hidup pada benda mati yang berupa besi atau plastik selama 5 jam atau lebih lama tergantung oleh suhu, Semakin rendah suhu sekitar, semakin lama virus bertahan; Kelembapan udara yang tinggi memungkinkannya untuk hidup lebih lama; Virus bisa bertahan lebih baik di logam yang keras dan plastik.

Sedangkan rata-rata pengiriman barang dari China ke Indonesia dapat memakan waktu hingga 10 hari atau lebih, ini artinya Virus dapat mati ketika sedang dalam proses pengiriman ke Indonesia, lagi pula hal ini sangat jarang terjadi.


3. Orang dengan Usia tua lebih Rentan Untuk Terkena Virus Corona, Usia Muda Kebal Corona?


Jumlah korban yang terinfeksi Virus Corona terus bertambah dan hasilnya Orang dengan usia lansia jauh lebih banyak ketimbang dengan orang yang berusia muda. Terdapat 2 alasan mengapa orang usia tua lebih rentan terinfeksi virus. Pertama karena mereka potensial memiliki kondisi sakit yang lebih kronis, seperti diabetes atau penyakit paru. Kondisi tersebut membuat mereka kesulitan untuk menghadapi serangan patogen virus baru.

Sementara alasan kedua adalah sistem kekebalan tubuh yang berubah seiring bertambahnya usia. Hal ini membuat kemampuannya merespons virus, seperti corona, menjadi melemah.

Namun bukan tetapi orang dengan usia lansia tidak dapat sembuh, cukup banyak lansia yang terinfeksi virus Corona namun berhasil sembuh, juga belum tentu usia muda dapat bertahan atau kebal dari Virus Corona ini.

4. Tidak Perlu Menggunakan Masker?


Masker memang diperuntukkan bagi seseorang yang sedang sakit atau bahkan orang yang suspect virus Corona agar tidak menularkan nya kepada orang lain akan tetapi kembali ke topik sebelumnya yang menyebutkan bahwa Virus Corona dapat hidup di udara hal tersebut bisa dicegah oleh beberapa masker khusus agar tidak masuk ke tubuh kita.

Juga orang sakit atau suspect Corona belum tentu mau menggunakan masker atau alat pelindung lainnya agar tidak menularkannya pada orang lain, jadi tetaplah berwaspada namun tidak perlu panik serta panic buying ataupun memborong maupun menimbun alat kesehatan tersebut agar orang lain juga mendapat persediaan barang tersebut.

5. Corona Memiliki Gejala


Sebuah studi yang dilakukan terhadap sekitar 140 pasien di Rumah Sakit Zhongnan, Universitas Wuhan, mengidentifikasi pola khas gejala terkait Covid-19.

Sekitar 99 persen pasien mengalami demam dengan suhu tinggi, sedangkan lebih dari setengahnya mengalami batuk kering. Adapun sepertiganya mengalami nyeri otot dan kesulitan bernapas. Penelitian lain yang dilakukan oleh Pusat Pengendalian Penyakit China menunjukkan, sekitar 80 persen kasus virus corona ringan. Sementara itu, 15 persen pasien menderita kasus yang parah, dan 5 persen menjadi sakit kritis.

Ketika gejala memburuk, pasien akan dibawa ke ICU. Biasanya, mereka mengalami gangguan pada bagian perut, dan kehilangan nafsu makan. Pada rentang waktu ini, sebagian kecil meninggal, yakni 2 persen.

Setelah menjalani perawatan selama lebih kurang 2,5 minggu, pasien yang kondisinya membaik biasanya sembuh dan keluar dari rumah sakit.
×
Berita Terbaru Update