Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Cegah Virus Corona Dengan Menggunakan Masker Kain

06/04/20 | April 06, 2020 WIB Last Updated 2020-04-07T12:21:26Z

1DAYSOCIAL | Pemerintah menghimbau masyarakat untuk mewajibkan mengenakan masker guna pencegahan terhadap virus Covid 19 atau Corona ini, Juru Bicara Pemerintah Penanganan Virus Corona Achmad Yurianto mengatakan bahwa kewajiban untuk mengenakan masker ini sesuai dengan rekomendasi dari WHO.

“Masker bedah, masker N95 hanya untuk petugas kesehatan, gunakan masker kain. Ini menjadi penting karena kita tidak pernah tahu di luar orang tanpa gejala, banyak sekali didapatkan di luar. Kita tidak tahu bahwa mereka adalah sumber penyebaran penyakit,” kata dia.

Pemerintah mengatakan masyarakat boleh menggunakan masker kecuali masker jenis N95 dan masker bedah karena masker tersebut sedang langka dan sulit didapatkan dan disarankan menggunakan masker jenis Kain akan tetapi tidak boleh lebih dari 4 jam dan harus dicuci dengan bersih setelah nya.

Masker kain yang dimaksud tentu memiliki kriteria yang harus dipenuhi agar dapat memberikan pencegahan bagi para pengguna antara lain memiliki lapisan yang cukup tertutup serta tidak boleh digunakan lebih dari 4 jam.

Tak hanya itu pemerintah juga tiada henti nya mengingatkan untuk menjaga jarak atau pshycal distancing di tempat umum ataupun diluar rumah, upaya ini tentunya untuk mengurai korban jiwa yang terinfeksi virus Corona atau Covid 19 ini.

Kasus positif di Indonesia dilaporkan telah terjadi penambahan kasus sebanyak 181 sehingga saat ini kasus yang terkonfirmasi positif sebanyak 2.273.

Disinfektan tidak ampuh cegah Corona


Kegiatan dan upaya pemerintah diseluruh dunia dalam menghadapi Pandemi Covid 19 ini banyak yang menyemprot jalanan dengan disinfektan. Kegiatan penyemprotan itu juga dilakukan di Indonesia. Namun Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menilai itu sebagai cara tidak efektif.

Kepala Jaringan Wabah dan Tanggap Darurat Global WHO, Dale Fisher, menganggap langkah penyemprotan jalanan dengan disinfektan bisa berisiko merugikan kesehatan masyarakat, membuang waktu, dan menghamburkan sumber daya.

"Itu adalah sebuah gambaran konyol di banyak negara," kata Fisher yang juga ahli penyakit menular, Selasa (31/3).

"Saya tidak percaya itu bisa berkontribusi apapun untuk merespons (COVID-19) dan bisa beracun bagi masyarakat. Virus itu tidak akan bertahan lama di lingkungan dan orang-orang pada umumnya juga tidak menyentuh permukaan (tanah/jalanan)," kata Fisher.

Hal tersebut ditambah dengan respon dari Peneliti dari Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (CDC) China, Zhang Liubo, yang mewanti-wanti masyarakat supaya tidak terlalu banyak dan sering main semprot disinfektan. Karena, cairan disinfektan bisa berbahaya bagi manusia bila kelewat banyak masuk ke tubuh.



×
Berita Terbaru Update